• Home »
  • Interior »
  • Teknis Bangunan Stasiun LRT Diterbitkan Oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta

Teknis Bangunan Stasiun LRT Diterbitkan Oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta

Transportasi baru di Ibu Kota, Light Rail Transit (LRT) masih terhalang permasalahan administrasi. Dengan begitu, Lintas Rel Terintegrasi itu belum bisa bekerja sesuai agenda yang awalnya telah diperkirakan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan telah menerbitkan referensi tehnis untuk prasarana jalan serta bangunan stasiun dan safety assessment project pengoperasian LRT.

“Yang diedarkan untuk prasarana jalan serta bangunan stasiun serta safety assessment pengoperasian,” tutur Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Baca : toko bangunan terdekat

Pengunjung waktu ikuti eksperimen kereta mudah atau Light Rapid Transit (LRT), Jakarta, Rabu (29/8). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Meskipun begitu, untuk depo LRT masih belumlah ada sertifikasi serta referensi tehnis hasil monitoring serta pelajari (monev) dari Dinas Perhubungan berkaitan LRT. Hal tersebut karena masih ada banyak kriteria yang perlu dipenuhi.

“Tetapi untuk deponya belumlah ada sertifikasi. Hasil monev dari dishub berkaitan LRT masih ada banyak kriteria yang (harus) dipenehi,” katanya.

Anies menjelaskan, nanti Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan keluarkan referensi tehnis jadi ketentuan dari Perizinan Terintegrasi Satu Pintu (PTSP) untuk dapat keluarkan izin buat LRT.