3 Perbedaan Terpal dan Geomembrane Untuk Kolam Ikan

Dahulu para pembudidaya ikan membangun kolam ikan menggunakan beton, dan seiring waktu berjalan mereka beralih menggunakan terpal karena dari sisi harga jelas jauh lebih murah dari pada membangun kolam beton. Namun teknologi terus berkembang dan sejak beberapa tahun terakhir orang mulai beralih menggunakan geomembrane sebagai pengganti terpal.

Apa Perbedaan Terpal dan Geomembrane ?

Perbedaan yang paling utama adalah dari segi bahan pembuatannya dimana terpal terbuat dari bahan plastic A5 dan Geomembrane yang digunakan sebagai lapisan kolam terbuat dari bahan HDPE  (High Density Polyethylene) yang tentu saja lebih tahan lama disbanding plastic terpal A5.

Berikut ini adalah 3 hal perbedaan utama penggunaan terpal dan geomembrane untuk kolam ikan.

Rawan Bocor

Sebelum menggunakan terpal, perlu dipastikan bahwa kondisi lahan benar-benar rata dan bersih dari kerikil dan tanah yang berbentuk tajam, serta jangan sampai ada sudut-sudut yang lancip sehingga dapat membuat terpal terlipat yang akan menyebabkan kebocoran.

Berbeda dengan geomembrane dimana bahan dasarnya adalah HDPE (High Density Polyethylene) sehingga mampu menahan tusukan dari tanah dengan sudut yang lancip, sehingga anda tidak perlu khawatir akan mengalami kebocoran.

Baca Juga : Manfaat Menggunakan Geomembrane Pada Tambak Garam

Mudah Lapuk

Bagi anda yang terbiasanya menggunakan terpal untuk kolam ikan tentunya sudah maklum jika terpal untuk kolam cepat mengalami kelapukan. Hal tersebut salah satunya disebabkan oleh guyuran air hujan, karena ph air hujan sendiri seringkali bersifat asam sehingga mempengaruhi daya tahan terpal.

Sementara geomembrane HDPE memiliki sifat tahan terhadapa bahan kimia yang mana kadar asamnya biasanya cukup tinggi, sehingga jika hanya terkena asam dari air hujan Geomembrane dapat bertahan lebih lama.

Tidak Awet

Rata-rata usia kolam terpal maksimal hanya mencapai 2 tahun. Namun tidak jarang lebih pendek dari itu karena berbagai faktor, sedangkan geomembrane HDPE memiliki daya tahan penggunaan hingga 10 tahun, tentunya hal ini dapat membantu anda menghemat biaya penggantian lapisan kolam.

Baca Juga : Tips Memilih Geosintetik Yang Tepat Untuk Proyek Anda

You Might Also Like

Leave a Reply