Tips Rawat Luka Diabetes Saat Di Rumah

diabetes melitus 2

Penyakit diabetes mellitus tipe 2 atau yang kerap disebut juga dengan nama penyakit kencing manis merupakan penyakit yang terjadi karena kadar gula dalam darah tinggi. Seseorang dengan kondisi ini perlu menjaga kadar gula dalam darahnya untuk selalu stabil.

Karena kadar gula dalam darah yang tinggi bisa memicu terjadinya berbagai komplikasi serius, bahkan penyakit kronis yang fatal. Salah satu komplikasi yang mungkin terjadi adalah rusaknya saraf-saraf pada kulit yang menyebabkan mati rasa karena kadar gula yang tinggi. Sehingga penderita diabetes beresiko mengalami luka. Jika mengalami luka, penderita diabetes perlu melakukan perawatan luka diabetes di rumah atau rumah sakit sesegera mungkin agar kondisi tidak semakin parah.

Berbeda dengan orang normal pada umumnya, pada penderita diabetes yang mengalami luka memerlukan waktu yang cukup lama untuk proses penyembuhannya. Sehingga perlu perawatan yang tepat agar proses penyembuhan ini tidak berlangsung semakin lama. Karena pastinya luka yang tidak kunjung sembuh akan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan membuat rasa yang kurang nyaman.

Luka pada penderita diabetes biasanya berada pada bagian kaki, dimana penyebabnya bisa dikarenakan penggunaan sepatu yang terlalu sempit, ada batu yang masuk ke dalam sepatu sehingga menyebabkan luka, dlsb. Berawal dari luka kecil seperti inilah, luka bisa menjadi semakin besar pada penderita diabetes.

Luka yang tidak tertangani dengan baik, selain akan semakin membesar juga beresiko buruk harus diamputasi. Karena dikhawatirkan menjalar ke bagian lain dan semakin parah. Agar terhindar dari hal ini, tentunya melakukan perawatan luka diabetes di rumah atau rumah sakit sesegera mungkin ketika mengalami luka sangatlah dianjurkan.

Cara perawatan yang dilakukan pun harus tepat, mengingat jika terjadi hal yang tidak sesuai bisa beresiko luka semakin lama sembuhnya. Untuk penanganan pertama ketika mengalami luka pada penderita diabetes, perlu melakukan cara-cara rawat luka diabetes berikut ini:

1. Bersihkan bagian luar dari luka menggunakan air bersih yang mengalir.
2. Oleskan sedikit salep antibiotik pada luka.
3. Tutup luka menggunakan kasa steril atau dengan plester untuk sementara sebelum dibawa ke dokter.

Pada penanganan luka diabetes, yang menjadi perhatian utama bukanlah pada cara mengobati lukanya saja, namun juga pada pencegahan luka diabetes itu sendiri. Untuk cara pencegahan yang bisa dilakukan, antara lain:

1. Mengecek kondisi kaki setiap hari, terutama jika mengalami mati rasa pada kaki.
2. Rawat kaki dengan baik, caranya dengan membersihkan kaki dengan air hangat dan sabun ketika mandi dan setelahnya pergunakan lotion pelembab agar kaki tidak kering.
3. Utamakan kenyamanan kaki, sehingga pergunakan kaos kaki dan alas kaki yang nyaman.
4. Memotong kuku secara rutin agar terhindar dari resiko terjadinya luka diabetes atau infeksi karena kuku yang kotor dan panjang.

Luka diabetes memang sangat berbahaya, dimana selain bisa mengancam kaki Anda karena beresiko dilakukan amputasi, juga bisa merenggut nyawa lantaran infeksi berat. Sehingga segera lakukan tindakan pengobatan jika terkena luka diabetes sekecil apapun.

Nah, bagi Anda yang memiliki keterbatasan seperti yang sudah berusia lanjut, tentunya melakukan perawatan luka diabetes dirumah lebih mudah untuk dilakukan dibandingkan jika harus ke rumah sakit dan meminta bantuan kesehatan. Sehingga menggunakan jasa perawatan luka diabetes di rumah melalui perawat profesional yang datang ke rumah langsung patut untuk dipertimbangkan.

Anda bisa memanfaatkan aplikasi layanan kesehatan yang telah terpercaya yang bisa diunduh melalui Play Store. Dengan menggunakan aplikasi ini, Anda tidak perlu datang ke klinik atau rumah sakit, karena perawat maupun dokter yang akan datang membantu untuk pelayanan kesehatan ke rumah Anda secara langsung dengan pemesanan dan jadwal yang sudah di sepakati.

You Might Also Like

Leave a Reply